Maret 11, 2026

Puslitbang Polri Lakukan Penelitian Di Polres Singkawang, Fokus Optimalisasi Almatsus Dalmas Dan Ketahanan Pangan

SINGKAWANG – Polda Kalbar – Polres Singkawang, Polres Bengkayang dan Polres Sambas menerima kunjungan Tim Penelitian dari Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri dalam rangka pelaksanaan penelitian terkait optimalisasi penggunaan Alat Material Khusus (Almatsus) Dalmas serta peran Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

Kegiatan penelitian ini dilaksanakan di wilayah hukum Polres Singkawang Polda Kalimantan Barat, Senin (9/3/2026).

Kedatangan Tim Puslitbang Polri di Singkawang disambut secara Langsung Kapolres Singkawang AKBP Dody Yudianto Arruan, S.I.K.Penelitian yang mengangkat tema “Optimalisasi Almatsus Dalmas Polri Guna Penanganan Unjuk Rasa Berpotensi Konflik Dalam Rangka Mewujudkan Harkamtibmas” bertujuan untuk mengevaluasi sekaligus mengoptimalisasi penggunaan Almatsus Dalmas di tingkat pusat maupun kewilayahan.

Hal ini dilakukan guna mendukung penanganan aksi unjuk rasa secara efektif, profesional, humanis, serta tetap menjunjung tinggi hak asasi manusia.

Almatsus Dalmas merupakan peralatan khusus yang digunakan dalam pengendalian massa secara bertahap, dengan mengedepankan pendekatan preemptif, preventif, persuasif dan humanis.

Peralatan tersebut meliputi perlengkapan perlindungan diri seperti helm, tameng, masker gas air mata dan body protector, kendaraan taktis seperti AWC, APC dan RAISA, senjata non-mematikan seperti gas air mata, tongkat serta megaphone, hingga peralatan pendukung seperti kamera perekam dan APAR portable.

Meski demikian, dalam implementasinya masih terdapat sejumlah tantangan yang dihadapi, di antaranya keterbatasan jumlah peralatan, kondisi peralatan yang tidak optimal, ketidaksesuaian dengan dinamika eskalasi situasi di lapangan, kurangnya pemeliharaan rutin, serta perlunya peningkatan pelatihan bagi personel dalam penggunaan Almatsus Dalmas.

Selain itu, pada waktu yang sama Puslitbang Polri juga melaksanakan penelitian mengenai “Peran Polri Dalam Mendukung Program Ketahanan Pangan Guna Mewujudkan Swasembada Pangan.”

Program ketahanan pangan Polri merupakan bagian dari dukungan terhadap Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029, khususnya dalam upaya meningkatkan produksi dan distribusi jagung sebagai salah satu komoditas pangan strategis.

Dalam pelaksanaannya, Polri turut berperan melalui berbagai kegiatan seperti pemanfaatan pekarangan bergizi dengan budidaya ikan dan peternakan ayam, optimalisasi lahan produktif untuk tanaman jagung, pengawasan distribusi pangan, serta rekrutmen dan penempatan Bintara Kompetensi Khusus (Bakomsus) bidang pertanian.

Melalui program tersebut, peran Polri tidak hanya terbatas pada fungsi pengamanan, namun juga sebagai fasilitator dan koordinator lintas sektor, pendamping bagi para petani, serta menjaga stabilitas wilayah produksi dan distribusi pangan guna mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional.

Penelitian ini dilaksanakan oleh Tim Peneliti Puslitbang Polri yang dipimpin oleh Kombes Pol Guno Pitoyo, S.I.K., M.H., dengan anggota Ahmad Minif, S.H., M.Si. dan Puji Aprilta Sari, A.Md., serta didampingi narasumber eksternal Prof. Dr. Drs. Suryadi, M.T. dari FMIPA Universitas Indonesia.

Dalam pelaksanaannya, tim peneliti melakukan pengumpulan data melalui pengisian kuesioner secara online kepada responden internal Polri yang menggunakan Almatsus Dalmas, serta wawancara mendalam (indepth interview) kepada para informan yang pernah maupun sedang menangani penggunaan peralatan tersebut. di wilayah hukum Polda Kalimantan Barat pada tanggal 9 – 12 Maret 2026.

Diharapkan melalui penelitian ini dapat diperoleh rekomendasi strategis untuk meningkatkan efektivitas penggunaan Almatsus Dalmas serta memperkuat peran Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, sehingga tercipta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif serta mendukung pembangunan nasional.*(Hen)

sumber Humas Polres Singkawang

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *