Maret 12, 2026

Fadilah bulan suci Ramadhan

Mengutama kan untuk berpuasa Ramadhan sebagai mana yang telah diwajibkan bagi orang-orang sebelum kita, agar kita sebagai umat Nabi Muhammad SAW mencapai kemuliaan yaitu derajat taqwa. 

Bahkan ternyata puasa sudah dilakukan oleh orang-orang dan kaum sebelumnya, seperti yang dikisahkan di dalam Al-quran tentang nadzar Siti Maryam ibunya Nabi Isa As. Sebagaimana firman Allah swt didalam Al Qur’an surat Al Baqarah ayat 183 :

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَۙ ١٨٣ 

Artinya : “Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa”.

Apa saja keutamaan Bulan Suci Ramadhan?

1. Bulan Diturunkannya Kitab Suci Al – Qur’an 

Ramadhan merupakan bulan yang sangat istimewa karena didalamnya Allah swt. menurunkan kitab suci Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW sebagai petunjuk bagi umatnya, Hal ini dijelaskan dalam QS. Al – Baqaroh (2) : 185 , yang artinya : 

“Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu serta pembeda (antara yang hak dan yang batil).” m ini seluruh umat muslim dianjurkan untuk meningkatkan ibadah kepada Allah swt. Karena pada malam ini seluruh doa yang telah dipanjatkan akan terkabul dan seluruh dosa akan diampuni oleh Allah swt.

4. Dikabulkannya Doa 

Diantara keistimewaan pada bulan suci Ramadhan adalah terkabulnya doa setiap muslim yang memanjatkan doa pada saat melaksanakan ibadah puasa. Sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadis : 

“Tiga doa yang tidak akan ditolak: doa orang yang berpuasa hingga berbuka, doa pemimpin yang adil, dan doa orang yang terzalimi.” (HR. Tirmidzi)

5. Pintu Surga Dibuka 

Keistimewaan yang selanjutnya pada bulan suci Ramadhan yaitu pintu-pintu surga dibuka dan pintu-pintu neraka ditutup. serta setan-setan pun dibelenggu, sehingga umat Islam memiliki kesempatan besar untuk meningkatkan ibadah dan menghindari perbuatan maksiat.

“Apabila seseorang pada hari pertama dari Ramadhan itu berpuasa, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya yang telah berlalu hingga hari-hari yang sama di dalam bulan Ramadhan itu, dan setiap hari ada 1000 malaikat yang memohon ampun atas dosa-dosanya dari shalat yang dilakukan esok harinya hingga dia tertutup oleh hijab (meninggal dunia), dan dia akan mendapat dari setiap sujud yang dilakukan di dalam shalatnya pada bulan Ramadhan itu, baik malam atau siang, sebuah pohon yang di bawah naungannya berjalan setiap pengendara selama 500 tahun.”

Demikian hebatnya keutamaan-keutamaan bulan Ramadhan yang disampaikan oleh Rasulullah swt. Mari kita laksanakan semua itu di dalam bulan Ramadhan agar kita semua meraih keberkahan-keberkahan sebagaimana yang disebutkan oleh Rasulullah.

Ada lagi sebuah hadis yang lain yang cukup panjang yang berbicara tentang keutamaan (fadhilah) Ramadhan. Hadis itu diriwayatlkan oleh Abdullah Ibn Mas’ud, di dalam Musdanya. Hadis itu berbunyi sebagai berikut:

عَنِ ابْنِ مَسْعُودٍ، أَنَّهُ سَمِعَ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ يَقُولُ وَقَدْ أَهَلَّ رَمَضَانُ: «لَوْ عَلِمَ الْعِبَادُ مَا فِي رَمَضَانَ لَتَمَنَّتْ أُمَّتِي أَنْ يَكُونَ رَمَضَانُ السَّنَةَ كُلَّهَا»، فَقَالَ رَجُلٌ مِنْ خُزَاعَةَ: حَدِّثْنَا بِهِ، قَالَ: ” إِنَّ الْجَنَّةَ تَزَّيَّنُ لِرَمَضَانَ مِنْ رَأْسِ الْحَوْلِ إِلَى الْحَوْلِ، حَتَّى إِذَا كَانَ أَوَّلُ يَوْمٍ مِنْ رَمَضَانَ هَبَّتْ رِيحٌ مِنْ تَحْتِ الْعَرْشِ فَصَفَّقَتْ وَرَقَ الْجَنَّةِ، فَتَنْظُرُ الْحُورُ الْعَيْنُ إِلَى ذَلِكَ فَيَقُلْنَ: يَا رَبِّ اجْعَلْ لَنَا مِنْ عِبَادِكَ فِي هَذَا الشَّهْرِ أَزْوَاجًا، تُقَرُّ أَعْيُنُنَا بِهِمْ وَتَقِرُّ أَعْيُنُهُمْ بِنَا، قَالَ: فَمَا مِنْ عَبْدٍ يَصُومُ رَمَضَانَ إِلَّا زُوِّجَ زَوْجَةً مِنَ الْحُورِ الْعِينِ فِي خَيْمَةٍ مِنْ دُرٍّ مُجَوَّفَةٍ مِمَّا نَعْتَ اللَّهُ، {حُورٌ مَقْصُورَاتٌ فِي الْخِيَامِ} [الرحمن: 72]، عَلَى كُلِّ امْرَأَةٍ مِنْهُنَّ سَبْعُونَ حُلَّةً، لَيْسَ فِيهَا حُلَّةٌ عَلَى لَوْنِ الْأُخْرَى، وَتُعْطِي سَبْعِينَ لَوْنًا مِنَ الطِّيبِ لَيْسَ مِنْهَا لَوْنٌ عَلَى رِيحِ الْآخَرِ، لِكُلِّ امْرَأَةٍ مِنْهُنَّ سَبْعُونَ سَرِيرًا مِنْ يَاقُوتَةٍ حَمْرَاءَ مُوَشَّحَةٍ بِالدُّرِّ عَلَى كُلِّ سَرِيرٍ سَبْعُونَ فِرَاشًا بَطَائِنُهَا مِنْ إِسْتَبْرَقٍ، وَفَوْقَ السَّبْعِينَ فِرَاشًا سَبْعُونَ أَرِيكَةً، لِكُلِّ امْرَأَةٍ مِنْهُنَّ سَبْعُونَ أَلْفَ وَصِيفَةٍ لِحَاجَاتِهَا، وَسَبْعُونَ أَلْفَ وَصِيفٍ، مَعَ كُلِّ وَصِيفٍ صَحْفَةٌ مِنْ ذَهَبٍ فِيهَا لَوْنُ طَعَامٍ يَجِدُ لِآخِرِ لُقْمَةٍ مِنْهَا لَذَّةً لَا يَجِدُ لِأَوَّلِهِ، وَيُعْطَى زَوْجُهَا مِثْلَ ذَلِكَ عَلَى سَرِيرٍ مِنْ يَاقُوتٍ أَحْمَرَ عَلَيْهِ سِوَارَانِ مِنْ ذَهَبٍ مُوَشَّحٍ بِيَاقُوتٍ أَحْمَرَ، هَذَا بِكُلِّ يَوْمٍ صَامَ مِنْ رَمَضَانَ سِوَى مَا عَمِلَ مِنَ الْحَسَنَاتِ.” (مسند عبد الله ابن مسعود)

“Dari Ibn Mas’ud r.a., dia mendengar Rasulullah bersabda pada saat awal Ramadhan: “Jika hamba-hamba Allah mengetahui rahasia-rahasia yang terdapat di dalam bulan Ramadhan, maka umatku akan berharap agar Ramadhan itu terjadi sepanjang tahun. (Mendengar ucapan Rasulullah itu), ada seseorang yang berasal dari suku Khuzaa’ah meminta kepada Rasulullah untuk menjelaskan rahasia yang terdapat di dalam bulan Ramadhan itu.

Rasulullah lalu menjelaskan: “Sesungguhnya surga telah berhias diri untuk Ramadhan sejak awal tahun hingga akhir tahun (sepanjang tahun), hingga ketika sampai di hari pertama bulan Ramadhan bertiuplah angin dari bawah Arasy menghempaskan dedaun taman-taman di surga, lalu para bidadari memperhatikan apa terjadi pada dedaunan itu, lalu mereka berkata: “Wahai Tuhan, jadikanlah bagi kami dari hamba-hamba-Mu pada bulan ini pasangan-pasangan kami, yang kami sangat menyukai mereka, dan mereka pun menyukai kami.

Kontributor Tim. wartan041@

KADIS DIKBUD KOTA SINGKAWANG MENGUCAPKAN MARHABAN YA RAMADHAN

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *