April 6, 2026

Waterfront Istana Alwatzhikoebillah Sambas Terbengkalai Sejak 2023

Sambas Kalbar// Proyek penataan kawasan Waterfront Istana Alwatzhikoebillah, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, hingga awal tahun 2026 dilaporkan masih belum menunjukkan kelanjutan pengerjaan. Proyek yang mulai dikerjakan sejak tahun 2023 tersebut tampak terbengkalai tanpa aktivitas pembangunan lanjutan.

Memasuki awal tahun 2026, proyek Waterfront Keraton Sambas kembali senyap tanpa kejelasan.

Informasi ini disampaikan oleh seorang warga yang berada di sekitar kawasan Waterfront Istana Alwatzhikoebillah. Yang bersangkutan meminta identitasnya tidak disebutkan.

Menurut keterangan warga, sejak pengerjaan awal dihentikan pada 2023, tidak terlihat adanya progres lanjutan di lapangan. Kondisi bangunan dan fasilitas yang sempat dikerjakan dibiarkan begitu saja tanpa kejelasan penyelesaian.

Kerusakan dibiarkan, tanpa penanganan serius, meski kawasan tersebut merupakan cagar budaya dan wajah sejarah Kabupaten Sambas.

Warga menilai janji pembangunan waterfront hanya sebatas retorika politik. Tak ada pembahasan, tak ada progres, dan tak ada kepastian. Yang tersisa hanya jalan hancur dan kekecewaan masyarakat.

Hingga kini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat belum memberikan penjelasan terbuka terkait kelanjutan proyek maupun upaya penyelamatan infrastruktur di kawasan Keraton Sambas.

“Sudah masuk tahun 2026, tapi belum ada kelanjutan. Dari 2023 sampai sekarang seperti dibiarkan,” ujarnya.*(Ary)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *